Juventus pantas diunggulkan untuk bisa mengalahkan AC Milan pada due mereka dinihari WIB nanti. Pasalnya, lini serang Rossoneri sedang bermasalah dan itu bakal memudahkan Bianconeri untuk merebut tiga poin.
Milan masih belum kembali menunjukkan konsistensinya sepanjang musim ini. Setelah sempat tampil impresif di awal tahun, Milan tak pernah menang lagi sejak mengalahkan Torino Februari lalu. Dari empat laga terakhir, Milan cuma imbang dua kali dan kalah dua kali.
Getty Images/Valerio Pennicino
Ketika dalam kondisi buruk seperti ini, mereka harus menghadapi tantangan berat pada pekan ke-32 Serie A. Meski bermain di kandang, skuat asuhan Sinisa Mihajlovic tersebut akan menghadapi pemuncak klasemen sementara, Juventus.
Berbanding terbalik dengan Milan, tim tamu justru sedang dalam tren positif. Meski menelan kekalahan di Liga Champions, Juventus tengah menorehkan lima kemenangan beruntun di Serie A.
Namun bukan hanya itu saja yang membuat Juventus layak diunggulkan pada laga ini.
Masalah di Lini Serang Milan
Sebelum menghadapi Juven, Milan takluk dengan skor 1-2 saat menghadapi Atalanta. Kala itu Milan harus bermain tanpa Keisuke Honda yang mengalami cedera ringan usai membela timnas Jepang.
Padahal, mantan gelandang CSKA Moscow tersebut merupakan salah satu andalan Mihajlovic di sisi sebelah kanan.
Posisinya kala itu digantikan Mattia De Sciglio. Posisi natural De Sciglio yang merupakan seorang full-back membuat skema serangan dari sisi kanan AC Milan tak berjalan dengan baik.
Milan hanya mampu menciptakan 12 peluang meski unggul penguasaan bola 52% berbanding 48%.
Menghadapi Juve Honda bisa kembali ditampilkan. Hanya saja tampaknya Milan masih akan mendapat masalah di lini tengah. Hal ini dikarenakan Andrea Bertolacci dan Riccardo Montolivo dipastikan absen pada laga ini.
Bertolacci mendapatkan kartu kuning saat menghadapi Atalanta yangmembuatnya terkena hukuman akumulasi. Sementara Montolivo mengalami cedera saat menjalani latihan jelang laga ini.
Juraj Kucka memang sudah kembali pulih, namun hal ini masih menimbulkan masalah di lini tengah. Tak seperti Montolivo dan Bertolacci yang bisa menjadi otak serangan, Kucka lebih bertipikal gelandang perebut bola.
Aliran bola ke sepertiga akhir bisa jadi akan kembali menjadi masalah bagi lini serang Milan saat menghadapi Juve. Untuk berpartner dengan Kucka, Andrea Poli idealnya akan dipilih Mihajlovic.
Namun dengan performa Poli yang masih angin-anginan, bisa jadi Mihajlovic akan memainkan gelandang muda, Jose Mauri, untuk menemani Kucka. Mauri sendiri pernah menjadi pahlawan kemenangan Parma atas Juve lewat gol semata wayang yang ia ciptakan pada musim lalu.
Bantuan dari lini kedua jelas dibutuhkan para pemain depan Milan. Apalagi Carlos Bacca yang sebelumnya menjadi mesin gol Milan (telah mencetak 14 gol), mulai seret gol sejak akhir Februari. Dari enam pertandingan terakhir, penyerang asal Kolombia ini hanya mencetak satu gol.
Sementara itu, penampilan Luiz Adriano saat melawan Atalanta tidak terlalu istimewa. Golnya dicetak melalui tendangan penalti. Sepanjang 57 menit merumput, tendangan yang ia lakukan hanya tendangan penalti saja. Ia pun tak terlalu mampu membuka ruang bagi Bacca untuk mencetak gol, terlebih karena Luiz Adriano bertipikal penyelesai akhir.
Karena hal di atas, Mario Balotelli berpeluang tampil sejak menit pertama. Pada laga melawan Atalanta, pemain pinjaman dari Liverpool yang masuk menggantikan Luiz Adriano ini tampil lebih baik dalam skema Milan yang kala itu menguasai jalannya pertandingan. Balotelli memiliki kelebihan dalam penguasaan bola.
Namun perlu dicatat, Balotelli hingga saat ini baru mencetak satu gol di Serie A. Musim ini, total ia hanya mencetak tiga gol dari 435 menit bermain dalam 17 pertandingan. Namun selama ia bisa memudahkan tugas Bacca di lini depan, hal tersebut bisa jadi bukan masalah.
Kedalaman Skuat Juve Cukup Kuat untuk Milan
Juventus pun tak akan tampil dengan skuat terbaiknya kala melawat ke San Siro. Selain Martin Caceres dan Giorgio Chiellini yang sebelum absen karena cedera, Paulo Dybala masuk daftar pemain yang harus menepi.
Selain itu ada juga Sami Khedira yang absen karena akumulasi kartu. Namun Juve tampaknya tak terlalu risau atas absennya para pemain di atas.
Sebagai pengganti Dybala, Juve bisa menurunkan Mario Mandzukic yang mencetak gol pertamanya di tahun 2016 kala melawan Empoli serta masih ada Alvaro Morata yang musim lalu menjadi tandem ideal bagi Carlos Tevez.
Belum lagi Simone Zaza yang kerap menjadi supersub untuk 'Si Nyonya Tua'.
Di lini tengah lebih berlimpah. Posisi yang ditinggalkan Khedira akan diperebutkan gelandang berkualitas lainnya seperti Stefano Sturaro, Mario Lemina, dan Kwadwo Asamoah.
Salah satu dari ketiga pemain tersebut akan menemani Claudio Marchisio dan Paul Pogba di lini tengah Juventus dalam formasi 3-5-2.
Formasi 3-5-2 sendiri tampaknya akan kembali dipilih pelatih Juve, Massimilliano Allegri, pada laga ini meski ia tak bisa memainkan Chiellini. Kepercayaan Allegri pada bek muda J yang didatangkan dari Empoli, Daniele Rugani, semakin kuat.
Bek berusia 21 tahun tersebut terus menunjukkan kematangannya dalam bermain.
Pada laga melawan Empoli awal April lalu, Juve memainkan Rugani di jantung pertahanan bersama dengan Chiellini dan Andrea Barzagli. Penampilan lugasnya di lini pertahanan membuat Juve kembali mencatatkan clean sheet pada laga tersebut.
Juve pun mengistirahkan sejumlah pemainnya pada laga melawan Empoli. Pada posisi wide midfielder, Allegri kala itu memasang Patrice Evra dan Stephan Lichtsteiner. Jika Juve ingin bermain lebih aman di lini pertahanan, duet ini akan menjadi pilihan.
Namun jika Juve hendak membombardir kedua sayap Milan, masih ada nama Alex Sandro dan Juan Cuadrado yang memiliki kemampuan ofensif lebih baik.
Kesimpulan
Situasi saat ini memang lebih menguntungkan Juve. Selain karena tren hasil akhir yang berbanding terbalik, Juve memiliki kekuatan di lini pertahanan sementara Milan memiliki kelemahan di lini serang.
Bisa jadi Milan akan semakin kerepotan saat menghadapi Juventus. Belum lagi dengan Juve yang sudah bisa berkonsentrasi penuh di Serie A usai tersingkir dari Liga Champions. Hal ini akan membuat Allegri tak akan ragu menurunkan skuat terbaiknya dan membuat tim asal Turin itu lebih diunggulkan untuk menang.
Terima kasih telah membaca artikel tentang Lini Serang Milan Bermasalah, Juve pun Diuntungkan di blog lolookey jika anda ingin menyebar-luaskan artikel ini dimohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silahkan bookmark halaman ini di web browser anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.
